kusampaikan melalui doa doa
aku tidak pernah menganggap semua yang terjadi adalah sebuah kebetulan.
tuhanlah yang membuat semuany terjadi.
tuhanlah yang begitu mencintaiku yang penuh dosa ini.
tuhan...
terimakasih kau masih menjagaku hingga saat inj
engkau begitu mengetahui rapuhnya diriku.
tuhan...
belum ada sosok yang berani ku ceritakan pada ibu.
tapi diam diam hatiku tertuju pada satu sosok yang mungkin itu adalah suatu yang tidak mungkin tapi selalu aku semogakan.
tuhan...
jika kelak diamnya adalah kebahagiaan.
maka biarkanlah bicaranya sebagai suatu ke absahan.
keabsahan yang selama ini aku pertanyakan.
pertanyaan mengapa dia diam atas godaanku, atas setan yang mendorong diriku untuk menggodanya.
hingga pada masanya aku mulai ingin melepaskan. karena rasanya begitu tak pantas.
aku siapa...
apakah aku ada dalam pengawasanmu tuhan.
mungkin tuhan selalu mendekapnya, sedangkan aku hanyalah sesosok hamba tuhan yang mungkin tak terlihat sedikitpun oleh tuhanku...
Komentar
Posting Komentar